25
10
2007
Berikut info buat yang mo melakukan perjalanan ke luar negeri. Tulisan di halaman ini mengutip dari situs resmi Ditjen Imigrasi.
Dengan ditetapkannya Peraturan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor: M.08-IZ.03.10 Tahun 2006 pada tanggal 31 Agustus 2006, maka Sejak tanggal 1 September 2006 Setiap WNI dapat mengajukan permohonan pembuatan SPRI (Surat Perjalanan Republik Indonesia/paspor) di Kantor Imigrasi seluruh Indonesia tanpa terikat oleh bukti domisili yang tertera di dalam Kartu Tanda Penduduk (KTP).
Berbeda dengan Peraturan Direktur Jenderal Imigrasi sebelumnya yang menyatakan bahwa pembuatan paspor harus berdasarkan bukti domisili pemohon yang tertera di dalam KTP. Namun dengan ditetapkannya peraturan ini WNI yang memegang KTP Tangerang dapat mengajukan pemohonan pembuatan paspor di Kantor Imigrasi mana saja di seluruh Indonesia, seperti Kantor Imigrasi Jakarta Timur, Kantor Imigrasi Bandar Lampung, bahkan Kantor Imigrasi Medan. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari penerapan pembuatan paspor dengan Sistem Photo Terpadu Berbasis Biometrik yang telah terbukti dapat mencegah terjadinya kepemilikan paspor ganda.
Pembuatan/Permohonan Paspor:
Read the rest of this entry »
Comments : 18 Comments »
Categories : Akomodasi
23
10
2007
Kalo jalan2 ke kota tua Jakarta, persis di sebelah Museum Bank Mandiri, terdapat gedung yang dulunya dipakai sebagai kantor Bank Indonesia yang kini dapat pula dinikmati oleh kita2. Museum Bank Indonesia pertama kali dibuka tanggal 15 Desember 2006 dan kini menawarkan berbagai fasilitas yang mungkin belum pernah ada di museum lain Indonesia, antara lain Ruang Peralihan yang berisi permainan interaktif menggunakan proyektor khusus dengan serangkaian mata uang melayang yang dapat ditangkap oleh pengunjung.

Menurut sejarahnya, Bank Indonesia (BI) sebagai bank sentral telah berdiri sejak tahun 1953. Dan hingga kini BI merasa masyarakat yang belum memahami sepenuhnya peran bank sentral di Indonesia. Untuk itu, gedung BI di Jl. Pintu Besar Utara No.3 (Jakarta Kota) yang dulunya merupakan peninggalan De Javasche Bank dan telah ditetapkan pemerintah sebagai bangunan cagar budaya ini, melalui pembangunan yang bertahap, kini tidak hanya dilestarikan tp juga dikembangkan menjadi sebuah museum sebagai salah satu wahana rekreasi yang bersifat edukatif.

Read the rest of this entry »
Comments : 2 Comments »
Categories : Wisata DKI Jakarta
3
08
2007
Makam Sultan Hasanuddin terletak di komplek pemakaman raja-raja Gowa di Katangka Somba Opu Gowa Sulawesi Selatan. Di tempat yang sama dimakamkan pula Sultan Alauddin (Raja yang mengembangkan agama Islam pertama di Kerajaan Gowa) dan disebelah kiri depan komplek makam, terdapat lokasi tempat pelantikan raja Gowa yang bernama Batu Pallantikan.

Menurut tulisan yang terukir di makamnya, beliau lahir tahun 1629, menjadi raja tahun 1652, meletakkan jabatan tahun 1668 dan wafat tanggal 12 Juni 1670. Dimakamnya jg tertera nama Mallombasi Daeng Mattawang Karaeng Bonto Mangepe Mohammad Bakir yang merupakan nama kecil Sultan Hasanuddin.

Read the rest of this entry »
Comments : 3 Comments »
Categories : Wisata Sulawesi Selatan
26
07
2007

Salah satu benteng peninggalan Belanda yang pernah dibangun di Indonesia dan masih terawat hingga kini (bahkan Barbara Crossette di New York Times menuliskannya sebagai the best preserved Dutch fort in Asia) adalah Benteng Rotterdam atau Fort Rotterdam yang berlokasi di Jl. Ujung Pandang No.1 Makassar. Menurut keterangan Depbudpar, dulunya sebelum dibangun Fort Rotterdam di tempat ini terdapat benteng milik kerajaan Gowa (konon bernama Benteng Ujung Pandang) yang dibangun sekitar tahun 1545. Benteng milik kerajaan Gowa tsb kemudian dihancurkan saat Belanda menduduki daerah ini dan setelah perjanjian Bungaya tahun 1667, Belanda membangun Fort Rotterdam sebagai pusat pemerintahan Belanda. Masih mengutip dari sumber yang sama, di dalam sejarah, seorang Pangeran Diponegoro, yang memimpin perang jawa melawan Belanda tahun 1925-1930, pernah ditipu, ditangkap lantas dibuang ke Makassar serta diasingkan selama 26 tahun di Benteng Rotterdam ini.

Read the rest of this entry »
Comments : 8 Comments »
Categories : Wisata Sulawesi Selatan
11
07
2007
Bertempat di Jl. Sultan Hasanuddin No. 48 Sungguminasa Somba Opu Gowa Sulawesi Selatan, terdapat sebuah bangunan yang dulunya merupakan istana tempat kediaman raja-raja gowa. Balla Lompoa sendiri dalam bahasa makassar berarti rumah besar atau rumah kebesaran. Di dalam museum terdapat berbagai macam peninggalan kerajaan termasuk benda2 pusaka, mahkota dan berbagai perhiasan berharga serta terpampang pula silsilah keluarga kerajaan gowa. tersebutlah sebuah nama di bagian bawah silsilah yang membuat gw agak tercengang, yaitu Setiawan Djodi! (cmiiw, karena gw ke museum ini udh bertahun2 lalu lamanya).

Mengutip dari kompas, Istana Balla Lompoa dibangun pada tahun 1936 pada masa pemerintaan Raja Gowa ke-31 yaitu I Mangngi-mangngi Daeng Matutu dan pernah direstorasi pada tahun 1978-1980. bangunan utama istana berukuran 60×40 meter dan ruang penerima tamu berukuran 40×4.5 meter. seluruh bangunan dan atapnya terbuat dari kayu ulin atau kayu besi. bangunan ini merupakan bangunan khas bugis yaitu berupa rumah panggung dan memiliki banyak jendela. menurut banyak pengakuan, banyak hal ghoib dan mistis bisa ditemui di tempat ini. dan setiap ada perayaan Idul Adha, katanya sering diadakan upacara adat pencucian benda-benda pusaka kerajaan. sayangnya istana kini sepi pengunjung. entah, mungkin karena lokasinya yang tidak seperti Benteng Fort Rotterdam yang berada di tengah kota makassar.
Comments : 2 Comments »
Categories : Wisata Sulawesi Selatan
26
06
2007

Pertama kali menginjakkan kaki dikota ini beberapa tahun lalu, dari pesawat sesaat sebelum mendarat, gw sempat mengira kota dibawah gw adalah surabaya. ga nyangka ada kota di luar jawa yang sudah padat dengan bangunan dan rumah2. Bicara ttg Kota Makassar, pastilah tidak luput dari salah satu icon kota ini yaitu pantai losari. semula gw mengira pantai ini dapat dijadikan tempat berenang seperti layaknya pantai kuta di Bali. nyatanya disini, pantainya hanya bisa dilihat dan sulit untuk digapai karena sudah ditanggul. posisinya tepat dipinggir jalan dan berseberangan dengan berbagai macam hotel. walaupun disana gw agak2 kecewa karena gagal menemukan pasir putih seperti yg gw bayangkan sebelumnya, tp Subhanallah, ada moment yang ga akan gw lupain. Sunset pertama gw! apalagi kl dilihat dari balkon hotel. tanpa perlu terhalang kita bs liat detik demi detik berlalu dengan sudut kemiringan matahari yang kian membenam di balik bumi.

Read the rest of this entry »
Comments : 7 Comments »
Categories : Wisata Sulawesi Selatan
26
06
2007

Taman Nasional Way Kambas, terletak di timur Propinsi Lampung dan berjarak sekitar 112 km dari Kota Bandarlampung. Taman nasional way (sungai) kambas ini pertama kali diresmikan oleh Menteri Pertanian tahun 1982. Dengan luas sekitar 130 ribu ha, tempat ini tidak hanya dihuni gajah2 sumatera (Elephas maximus), tp juga merupakan habitat bagi badak sumatera (Dicerorhinus sumatrensis) dan beberapa hewan dilindungi lainnya. Menurut sebuah sumber, objek wisata ini paling baik dikunjungi pada bulan Juli s.d. September.

Read the rest of this entry »
Comments : 3 Comments »
Categories : Wisata Lampung
13
06
2007

“Dureeeeeeeeeeeeeen!!”, jerit gw senantiasa dimanapun ketika menemuhan bulatan2 sebesar kepala nan berduri ini. Sebagai penggila duren, gw berani menyimpulkan bahwa the “King of Fruits” dari pekanbaru ini paling enak dibanding duren manapun yang pernah gw makan, sekalipun duren montong yang harganya amit2 itu. Duren dari pekanbaru rada beda sama duren medan (yang menurut gw termasuk paling enak nomor 2 setelah duren pekanbaru, itu masalah selera jg sih). duren medan dagingnya lebih tipis dan cenderung pahit saking legitnya. kl duren pekanbaru dagingnya tuebel dan muanisss bukan main. kl lewat jl. sudirman jangan lupa tengok kiri kanan, sapa tau nemu kios durian. soal harga, kl ga salah ga beda jauh sama harga di jakarta, kl pun lebih murah barang kali ga semurah duren medan atau lampung yg katanya bs turun harga gila2an kl lg musimnya.

Read the rest of this entry »
Comments : 7 Comments »
Categories : Wisata Riau
Recent Comments