26
03
2008

In supporting the Gov’t of Indonesia to combat money laundering, Bank Indonesia and Financial Transaction Reports and Analysis Center (PPATK) in collaboration with USAID launched a green shield logo of Authorized Money Changers (Pedagang Valuta Asing/PVA - Berizin) coated by the hologram of Bank Indonesia’s logo as a new identity. Find this logo to ensure that you are changing your money and travelers’ checks to the Authorized Money Changers. Those Money Changers authorized by Bank Indonesia are obliged to implement Know Your Customer Principle.
List of The Authorized Money Changers in Indonesia:
Daftar Pedagang Valuta Asing Berizin di Indonesia:
http://www.bi.go.id



Sources:
http://www.bi.go.id
http://indonesia.usaid.gov
Popularity: 39% [?]
Comments : No Comments »
Categories : Akomodasi
27
12
2007

Di tengah maraknya perseteruan seputar lagu dan tarian dari Indonesia yg diduga terclaim oleh negara serumpun (dan sempat dibantah oleh pemerintahnya, lantaran dengan dalih The Truly Asia mereka konon “hanya” berusaha menyajikan berbagai budaya di asia termasuk dari Indonesia untuk dijual melalui program wisata negaranya tsb) , pemerintah Indonesia mencanangkan program wisata yang (semoga) tidak kalah heboh bertajuk Visit Indonesia Year 2008.
Seiring dengan peringatan 100 tahun Kebangkitan Nasional, pemerintah menargetkan kunjungan sejumlah 7 juta wisatawan mancanegara dengan pemasukan sebesar US$ 6,4 miliar pada tahun 2008 melalui beberapa program, antara lain melalui soft dan grand launching tanggal 30 Nov 07 dan 26 Des 07 yang dihadiri berbagai elemen pemerintah, masyarakat dan duta besar negara sahabat, serta menyiapkan sekitar 100 event berskala internasional di sejumlah daerah tujuan wisata di beberapa provinsi.
Read the rest of this entry »
Popularity: 67% [?]
Comments : 11 Comments »
Categories : Akomodasi
1
11
2007
Saat menulis ttg Taman Mini Indonesia Indah, jadi ingat masa kecil. saat itu belum zamannya anak2 maen ke mall spt sekarang. dengan berbekal tikar, termos, dan rantang, bokap ngajak kita piknik ke taman mini. setelah berputar2 di area mirip miniatur Indonesia ini (lengkap dengan rumah2 adat dan danau buatan berpulau2 kecil mirip peta Indonesia), akhirnya kita memilih salah satu museum yang punya taman lumayan luas dan murah meriah tiket masuknya, yaitu museum prangko. dsana kita pun santap siang bersama dibawah sebuah pohon rindang. selain itu gw paling seneng kl diajak ke istana anak2. selain adem karena ber-ac, disana sering diadakan pertujukan boneka dan sulap serta terdapat “telpon umum” dimana kita bs mendengarkan beberapa dongeng rakyat dari gagang telponnya. belum lagi di dekatnya ada wahana permainan anak2, kereta api mini, plus perpustakaan kecil berkarpet nan sepi yang lengkap dengan berbagai buku cerita.

Yah, itu sebagian cerita gw dulu sewaktu gw masih SD. trus bagaimana dengan taman mini saat ini? sebenernya sih taman mini masih termasuk tempat wisata yang ramai dikunjungi, terutama saat liburan anak2 sekolah. mereka biasa datang berbondong menggunakan bis. wahananya pun skr sudah banyak bertambah, terutama jumlah museumnya. hanya saja yang aga menyedihkan, suasana taman mini kini tidak lagi seindah dulu. entah karena sudah kesaing sama tempat2 wisata baru lainnya, atau karena terlihat lebih gersang, aga kering air danaunya, dan beberapa anjungan terlihat kurang terawat. dan satu lagi, jumlah anjungan daerahnya blm sesuai jumlah propinsi di Indonesia saat ini (katanya sih lg dibangun).

Read the rest of this entry »
Popularity: 100% [?]
Comments : 3 Comments »
Categories : Wisata DKI Jakarta
25
10
2007
Berikut info buat yang mo melakukan perjalanan ke luar negeri. Tulisan di halaman ini mengutip dari situs resmi Ditjen Imigrasi.
Dengan ditetapkannya Peraturan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor: M.08-IZ.03.10 Tahun 2006 pada tanggal 31 Agustus 2006, maka Sejak tanggal 1 September 2006 Setiap WNI dapat mengajukan permohonan pembuatan SPRI (Surat Perjalanan Republik Indonesia/paspor) di Kantor Imigrasi seluruh Indonesia tanpa terikat oleh bukti domisili yang tertera di dalam Kartu Tanda Penduduk (KTP).
Berbeda dengan Peraturan Direktur Jenderal Imigrasi sebelumnya yang menyatakan bahwa pembuatan paspor harus berdasarkan bukti domisili pemohon yang tertera di dalam KTP. Namun dengan ditetapkannya peraturan ini WNI yang memegang KTP Tangerang dapat mengajukan pemohonan pembuatan paspor di Kantor Imigrasi mana saja di seluruh Indonesia, seperti Kantor Imigrasi Jakarta Timur, Kantor Imigrasi Bandar Lampung, bahkan Kantor Imigrasi Medan. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari penerapan pembuatan paspor dengan Sistem Photo Terpadu Berbasis Biometrik yang telah terbukti dapat mencegah terjadinya kepemilikan paspor ganda.
Pembuatan/Permohonan Paspor:
Read the rest of this entry »
Popularity: 97% [?]
Comments : 3 Comments »
Categories : Akomodasi
23
10
2007
Kalo jalan2 ke kota tua Jakarta, persis di sebelah Museum Bank Mandiri, terdapat gedung yang dulunya dipakai sebagai kantor Bank Indonesia yang kini dapat pula dinikmati oleh kita2. Museum Bank Indonesia pertama kali dibuka tanggal 15 Desember 2006 dan kini menawarkan berbagai fasilitas yang mungkin belum pernah ada di museum lain Indonesia, antara lain Ruang Peralihan yang berisi permainan interaktif menggunakan proyektor khusus dengan serangkaian mata uang melayang yang dapat ditangkap oleh pengunjung.

Menurut sejarahnya, Bank Indonesia (BI) sebagai bank sentral telah berdiri sejak tahun 1953. Dan hingga kini BI merasa masyarakat yang belum memahami sepenuhnya peran bank sentral di Indonesia. Untuk itu, gedung BI di Jl. Pintu Besar Utara No.3 (Jakarta Kota) yang dulunya merupakan peninggalan De Javasche Bank dan telah ditetapkan pemerintah sebagai bangunan cagar budaya ini, melalui pembangunan yang bertahap, kini tidak hanya dilestarikan tp juga dikembangkan menjadi sebuah museum sebagai salah satu wahana rekreasi yang bersifat edukatif.

Read the rest of this entry »
Popularity: 100% [?]
Comments : No Comments »
Categories : Wisata DKI Jakarta
3
08
2007
Makam Sultan Hasanuddin terletak di komplek pemakaman raja-raja Gowa di Katangka Somba Opu Gowa Sulawesi Selatan. Di tempat yang sama dimakamkan pula Sultan Alauddin (Raja yang mengembangkan agama Islam pertama di Kerajaan Gowa) dan disebelah kiri depan komplek makam, terdapat lokasi tempat pelantikan raja Gowa yang bernama Batu Pallantikan.

Menurut tulisan yang terukir di makamnya, beliau lahir tahun 1629, menjadi raja tahun 1652, meletakkan jabatan tahun 1668 dan wafat tanggal 12 Juni 1670. Dimakamnya jg tertera nama Mallombasi Daeng Mattawang Karaeng Bonto Mangepe Mohammad Bakir yang merupakan nama kecil Sultan Hasanuddin.

Read the rest of this entry »
Popularity: 71% [?]
Comments : 3 Comments »
Categories : Wisata Sulawesi Selatan
26
07
2007

Salah satu benteng peninggalan Belanda yang pernah dibangun di Indonesia dan masih terawat hingga kini (bahkan Barbara Crossette di New York Times menuliskannya sebagai the best preserved Dutch fort in Asia) adalah Benteng Rotterdam atau Fort Rotterdam yang berlokasi di Jl. Ujung Pandang No.1 Makassar. Menurut keterangan Depbudpar, dulunya sebelum dibangun Fort Rotterdam di tempat ini terdapat benteng milik kerajaan Gowa (konon bernama Benteng Ujung Pandang) yang dibangun sekitar tahun 1545. Benteng milik kerajaan Gowa tsb kemudian dihancurkan saat Belanda menduduki daerah ini dan setelah perjanjian Bungaya tahun 1667, Belanda membangun Fort Rotterdam sebagai pusat pemerintahan Belanda. Masih mengutip dari sumber yang sama, di dalam sejarah, seorang Pangeran Diponegoro, yang memimpin perang jawa melawan Belanda tahun 1925-1930, pernah ditipu, ditangkap lantas dibuang ke Makassar serta diasingkan selama 26 tahun di Benteng Rotterdam ini.

Read the rest of this entry »
Popularity: 69% [?]
Comments : 6 Comments »
Categories : Wisata Sulawesi Selatan
11
07
2007
Bertempat di Jl. Sultan Hasanuddin No. 48 Sungguminasa Somba Opu Gowa Sulawesi Selatan, terdapat sebuah bangunan yang dulunya merupakan istana tempat kediaman raja-raja gowa. Balla Lompoa sendiri dalam bahasa makassar berarti rumah besar atau rumah kebesaran. Di dalam museum terdapat berbagai macam peninggalan kerajaan termasuk benda2 pusaka, mahkota dan berbagai perhiasan berharga serta terpampang pula silsilah keluarga kerajaan gowa. tersebutlah sebuah nama di bagian bawah silsilah yang membuat gw agak tercengang, yaitu Setiawan Djodi! (cmiiw, karena gw ke museum ini udh bertahun2 lalu lamanya).

Mengutip dari kompas, Istana Balla Lompoa dibangun pada tahun 1936 pada masa pemerintaan Raja Gowa ke-31 yaitu I Mangngi-mangngi Daeng Matutu dan pernah direstorasi pada tahun 1978-1980. bangunan utama istana berukuran 60×40 meter dan ruang penerima tamu berukuran 40×4.5 meter. seluruh bangunan dan atapnya terbuat dari kayu ulin atau kayu besi. bangunan ini merupakan bangunan khas bugis yaitu berupa rumah panggung dan memiliki banyak jendela. menurut banyak pengakuan, banyak hal ghoib dan mistis bisa ditemui di tempat ini. dan setiap ada perayaan Idul Adha, katanya sering diadakan upacara adat pencucian benda-benda pusaka kerajaan. sayangnya istana kini sepi pengunjung. entah, mungkin karena lokasinya yang tidak seperti Benteng Fort Rotterdam yang berada di tengah kota makassar.
Popularity: 53% [?]
Comments : 2 Comments »
Categories : Wisata Sulawesi Selatan
Recent Comments