TAMAN MARGASATWA RAGUNAN - DKI JAKARTA

17 02 2009

Menurut sejarahnya, Taman Margasatwa Ragunan semula didirikan tahun 1864 di Cikini dan sejak 1966 dipindahkan ke Pasar Minggu Jakarta Selatan (kl naik bis trans jakarta mentok ke halte ragunan). Taman yang konon menyimpan lebih dari 260 jenis satwa ternyata lebih mirip kebun raya ketimbang kebun binatang. area seluas 140hektar ini lebih didominasi oleh lahan piknik ketimbang anjungan hewan. untuk mencari hewan pun agak sulit, karena berjarak cukup jauh antara satu kelompok dengan yang lain dan tidak ditunjang dengan papan petunjuk yang memadai. Namun bagaimanapun jg, Taman Margasatwa ini masih layak dikunjungi. dengan biaya sekitar 5000/orang, kita bs berkeliling santai berjalan kaki atau menyewa sepeda (dengan tambahan biaya sewa tentunya). karena tempat ini cukup luas, maka sangat disarankan bagi yg punya bayi untuk membawa kereta dorong (kecuali memang berencana menggendong seharian).

Image Hosted by ImageShack.us

Ada beberapa aturan yang harus dipatuhi pengunjung di tempat ini. salah satunya adalah untuk tidak memberi makanan kepada hewan disana. tapi kok ya tidak sedikit pengunjung yang masih iseng melempar makanan yg kadang masih ada bungkus plastiknya, padahal di sebelah mereka tertulis larangan gede-gede di papan. bahkan ada jg yg dengan sengaja menjual kacang seribuan penuh bujuk rayu kepada pengunjung untuk mengumpani beruang dengan kacang. andai saja mereka berfikir, bahwa yg mereka lakukan itu sangat beresiko untuk hewan, dan uang masuk yang mereka bayar ga bakal nutup uang berobat kl sampe hewannya sakit. please, pengelola taman margasatwa ini sudah sangat sulit mengurus dan memakani hewan supaya bisa kita lihat setiap hari, jadi jangan racuni mereka dengan makanan-makanan yang tidak seharusnya.
 
Image Hosted by ImageShack.us

Beberapa waktu lalu, taman margasatwa ini pernah dihantui kisah flu burung yang sempat menyerang sejumlah unggas. saat itu tempat ini ditutup selama 21 hari dan  baru dibuka lagi tanggal 11 Oktober 2005. guna menjaring kembali pengunjung, Gubernur Jakarta (Sutiyoso) turut menyatakan bahwa kondisi saat itu sudah aman dan masyarakat tidak perlu khawatir tertular flu burung. 400 karyawan dinyatakan bebas flu burung oleh litbang Depkes dan berbagai upaya pencegahan juga telah dilakukan diantaranya dengan penyemprotan desinfektan.



Solusi Buat yg Anti Bajakan

2 02 2009

Kali ini gw ga akan bahas halal haramnya barang bajakan. gw cuma mo cerita bahwa tnyata ada banyak solusi buat yg komit sama barang asli bukan bajakan. banyak produsen yg sudah mendengar keluhan “mahalnya barang asli” dan kini mereka mulai membuat produk versi murah/gratis. banyak keterbatasan memang. tp ya wajar, mereka bikinnya kan juga pake duit.

Buku/referensi:
- pinjem diperpusatakaan
- pinjem/minta sama kakak kelas
- donlot buku gratisan (skr kan ada buku yg hak ciptanya udh dibeli pemerintah)
- browse dari sumber lain di internet

Film:
- nonton di bioskop
- beli VCD (DVD mahal)
- cari DVD/VCD yg diskon (walopun filmnya rada jadul)
- sewa di VCD/DVD rental
- langganan tv kabel
- yg gratis jg ada di TV lokal

Musik:
- Beli kaset (CD mahal)
- beli satuan di internet or Blitz (Rp 5-10 rb / lagu)
- cari MP3 original (by SONY-BMG Rp 25-30 rb tuk 50 lagu)
- mo gratis dan lagunya banyak, dengerin radio
Image Hosted by ImageShack.us

Game:
kl ini agak susah, secara harga satu game asli emang mahal banget. palingan loe bs donlot versi demo or beli second di ebay. tp kl loe kuat beli konsolnya sih logikanya kuat beli gamenya ya :p

OS/Software:
- pake OS/software gratisan (LINUX, Open Office, dll)
- beli paket murah (MICROSOFT Office 2007 Home and Student for 3 Users < Rp 1 jt)