Visit Indonesia Year 2008

27 12 2007

Image Hosted by ImageShack.us

Di tengah maraknya perseteruan seputar lagu dan tarian dari Indonesia yg diduga terclaim oleh negara serumpun (dan sempat dibantah oleh pemerintahnya, lantaran dengan dalih The Truly Asia mereka konon “hanya” berusaha menyajikan berbagai budaya di asia termasuk dari Indonesia untuk dijual melalui program wisata negaranya tsb) , pemerintah Indonesia mencanangkan program wisata yang (semoga) tidak kalah heboh bertajuk Visit Indonesia Year 2008.

Seiring dengan peringatan 100 tahun Kebangkitan Nasional, pemerintah menargetkan kunjungan sejumlah 7  juta wisatawan mancanegara dengan pemasukan sebesar US$ 6,4 miliar pada tahun 2008 melalui beberapa program, antara lain melalui soft dan grand launching tanggal 30 Nov 07 dan 26 Des 07 yang dihadiri berbagai elemen pemerintah, masyarakat dan duta besar negara sahabat, serta menyiapkan sekitar 100 event berskala internasional di sejumlah daerah tujuan wisata di beberapa provinsi.

Demi menyukseskan acara tsb, konon pemerintah mengajukan dana tambahan sebesar Rp 150 miliar untuk mengkampanyekan program wisata ini melalui sejumlah media di luar negeri. Selain itu, mengikuti langkah yang pernah dilakukan Malaysia dalam mendukung program wisatanya, pemerintah juga meminta maskapai penerbangan nasional untuk memasang logo Visit Indonesia Year 2008 di pesawatnya mulai 1 Januari 2008 dimulai dari pemasangan logo tsb di pesawat Garuda Indonesia 14 Desember lalu.

Logo Visit Indonesia Year 2008 sendiri mengambil konsep Garuda Pancasila yang diolah melalui 5 garis warna yang berbeda sebagai simbol dari keberagaman Indonesia. Bentuk dan warna dibuat dinamis untuk mewujudkan Dinamika Indonesia yang tengah berkembang dan huruf yang dipilih diambil dari elemen otentik Indonesia yang telah disempurnakan. Pembuatan logo oleh konsultan Branding Octovate yang konon memakan biaya tidak kurang dari Rp 900 juta tsb bukan berarti tanpa kekurangan. Seperti yang dituliskan TempoInteraktif tulisan “Nation’s Awakening” mengandung arti yang berbeda dengan yang diinginkan sehingga tulisan tsb rencananya akan direvisi sebelum 1 Januari 2008 menjadi “National Awakening” yang berarti Kebangkitan Indonesia. Logo yang belum direvisi tsb dapat diperoleh di sini.

Sebagai salah seorang pecinta wisata Indonesia, ga ada salahnya gw ikutan mengkampanyekan program tsb melalui situs ini. Harapan gw sih ga muluk2, sebelum mengundang wisatawan asing tuk datang ke Indonesia, ga ada salahnya kl kita2 dulu yang mengunjungi berbagai tempat wisata di negeri sendiri. Siapa tau, di liburan tahun baru ini, kalian yang udh terlanjur beli tiket tuk jalan2 ke hongkong or eropa rela bertukar tiket tuk jalan2 keliling Indonesia. Lagian apa sih yang di cari di negeri orang (apalagi nilai valas lagi tinggi) kl cuma soal alam, makanan dan situs peninggalan kebudayaan, Indonesia ga kalah keren. Buktinya di tv skr program wisata alam dan kuliner ampe bejibun begitu. Kurang info apalagi coba?! Emang sih, kadang masih banyak tempat yg tidak terawat dan sulit dijangkau. Siapa tau kalau dipancing dengan angka kunjungan yang kian meningkat, pemerintah kembali berinisiatif tuk ngeluarin dana lg, ga cuma buat iklan seperti yang sudah diajukan saat ini, tp yang terpenting dana buat merawat dan mengembangkan tempat2 wisata di segala penjuru tanah air (amiiiiin!). Percuma kan udh iklan mahal2, wisatawan udh dateng, tp malah pada kecewa lantaran keadaan tidak sesuai harapan.

Sumber:

indonesia.go.id
budpar.go.id
tourismindonesia.com
tempointeraktif.com 


Actions

Informations

18 responses to “Visit Indonesia Year 2008”

29 01 2008
arison (11:11:24) :

setuj banget dengan masukan dari mbak sita, dengan adanya program visit indonesia year 2008 ada beberapa catatan penting yang perlu diperhatikan pemerintah :
1. dalam mengembangkan pariwisata, ada beberapa paradigma seperti pengembangan pariwisata berbasis obyek, pengembangan pariwisata berbais pemasaran, pengembangan pariwisata berbasis sdm dan campuran dari ketiganya.
2. indonesia sudah mengeluarkan kebijakan kepariwisataan tersebut, artinya di sini timbul sekali banyak konsekuensi yang harus dilaksanakan pemerintah, Ex : pembenahahan obyek wisata di berbagai daerah, perlu adanya penambahan daya tarik wisata serta event2 pariwisata, penyediaan infrastruktur serta fasilitas dan sarana yang memadai, pembinaan terhadap masyarakat akan arti pentingnya pariwisata dan masih banyak lagi pr yg harus dikerjakan oleh departemen kebudayaan dan pariwisata
3. saya sendiri sebagai pns di daerah yang ditugaskan di kantor pariwisata menemukan beberapa fakta yg bisa menghambat kebijakan tersebut yaitu :lemahnya koordinasi yg dilakukan pusat-propinsi dan kabupaten, kurangnya antusiasme dari instansi yang menangani pariwisata, lemahnya sdm pendukung serta masyarakat yang belum punya sense of belong terhadap obyek wisata di daerahnya masing2

sebenarnya masih banyak banget sesuatu yg saya sampaikan….berharapnya dengan program visit indoneisa year 2008 ini pariwisata indonesia bisa bangkit lagi…jangan sampai kita nanti bakal di salip oleh vietnam dan kamboja…

30 01 2008
sista (14:43:34) :

Satu lagi yang kelupaan dan menurut gw ga kalah fatal, sampe skr VIY 2008 belum ada websitenya kl dicari di google! howcome…?! masa yang ada cuma tulisan beginian doang di webnya budpar. ada sih linknya ke situs resmi lainnnya yaitu www.my-indonesia.info dan http://www.indonesia.travel/, tp tetep aja kurang menjual kl menurut gw. pantesan keserobot sama Malaysia dan Singapore. Bikin dong alamat yang bagusan dikit, www.visitindonesia.com ato apa gitu..

31 01 2008
arison (09:27:21) :

yah gitulah realita birokrasi di indonesia…saya setujua dengan anda mbak…sehartusnya ada satu media ambil contohnya web tersendiri ato mungkin web di budpar yang bisa memberikan saluran komunikasi kepada customer, sehingga wisatawan akan tau secara detail apa yang menarik di indoneisa, bagaimana mengenai akomodasinya serta kenyamanannya….

8 02 2008
Lomar Dasika (10:59:44) :

Halo…..

Salam Kenal Sista!

senang dech ada yang concern sama pariwisata Indonesia. kayak ketemu embun di padang gurun *halah*

anyway, salam kenal dan sukses buat sista yang peduli banged sama pariwsata Indonesia. yap, mari sukseskan Visit Indonesia 2008 (*hidup Jero Wacik!!*) dan dengan membuang segala pesimistis tentang kondisi infrastruktur dan ketertinggalan daerah Timur Indonesia, mari semua pihak agar bersatu pada membangun Indonesia menjadi tujuan wisata *pak gubernur dan pak Bupati, please prioritaskan sarana dan prasarana pendukung wisata yach…jalanan dan angkutan dibagusin…please…*

*berharap biar tiket dan harga trasnport di NTT, Maluku dan Papua bisa merah….bisa jalan2 deh kesana…*

oyah…satu lagi, Taste The Real Indonesia!

14 02 2008
tuteh (17:26:38) :

dulu pernah ada juga kan ya program visit Indonesia…tapi lupa tahun berapa tuh hehehe. Indonesia itu kaya raya tapi kadang lupa sama kekayaannya sendiri :p btw jadi inget blog Ende yang pengen banget aku lanjutkan lagi… www.ende.blogspot.com :D

10 03 2008
balibuddy (06:59:55) :

waks! blog kueren isinya pun padat, btw kapan ke bali lagi nih??

25 03 2008
(sista) (08:24:21) :

di google udh ada nih situsnya VIY 2008, http://www.visit-indonesia.com.au/

13 04 2008
sylva (18:10:07) :

Mba sista,,,salam kenal ya, waktu lagi iseng buka internet searching tempat wisata yang pengen dikunjungi (padahal impian tetep mau ke Bali dulu, hehehe) eh, nemu blog-nya mba sista, langsung suka…….kalo kata aku yang belum pernah kemana-mana isinya lengkap plus foto2nya indah banget, bikin ga sabar buat jalan2(tapi tetep harus tunggu sekolah libur dulu)!
saking ramenya, aku baca semua ceritanya, termasuk waktu wedding day, cantikkk bangetttttt, n’ bener kata salah satu comment mbak sista mirip sama suaminya, berarti bener ya, kalo jodoh suka aga-aga mirip, hehehe
yasud, ntar ga pa2 ya, kalo aku sering lihat info terbaru di blognya.Salam kenal.wassalam

10 05 2008
Pekanbaru! Riau (22:38:08) :

Saya juga dukung Visit Indonesia 2008 dan Visit Riau 2009….. dari Pekanbaru Riau

15 06 2008
yuza geofisika unila (14:33:06) :

gimana nih,, sejauh ini visit indonesia year 2008 berhasil gak?

30 06 2008
Asep Kambali (22:04:52) :

Hiii, lam kenal ya…
Saya tertarik dengan tulisan anda tentang museum. Untuk itu kami mengajak Anda untuk mengunjungi blog terbaru kami di

http://komunitashistoria.blogspot.com

Kami juga mengundang anda di

http://groups.yahoo.com/group/komunitashistoria/

Terima kasih atas perhatian dan kebaikannya,

Salam Lestari,

Asep Kambali, KHI
0818.0807.3636

13 08 2008
aldo (11:10:21) :

slm kenal sista,, aku dukung bgt dgn e
kegiatan visit indonesia 2008,,,lebih bagus kalo promosikan tempat-tempat wisata indonesia baik dr dalam negri maupun luar negri,, dgn bgitu rakyat indonesia gak perlu lagi berlibur keluar negri,,, jauh-jauih amat,, di indonesia juga ada kok gak kalah dgn tempt wisata lain nya di dunia, asalkan di lakukan promosi yang besar-besaran.. ok deh sukses terus ya sista…….dan bwt smuanya ingat Cintailah budaya dan kesenian indonesia,,,,jangan sampe kebudayaan dan kesenian indonesia di klaim oleh negara lain,,, itukarena ketidak tahuan kita pd budaya indonesia…. n jaya indonesia.

15 08 2008
wewed (15:19:48) :

Wah Visit Indonesia Year 2008?? Saya pribadi agak pesimis. Kenapa? Belajarlah dari negara lain!! terutama Eropa. Benahi dulu dari sisi sarana transportasi. Image turis pertama kali yang terbentuk ketika mereka melihat bandara Internasional. Sudah dibenahikah?? Variabel biaya yang dikeluarkan ketika berurusan dengan bandara harus 0%, artinya gak usah ada airport tax sgala…. Betapa ribetnya kalo orang yang scheduled dengan waktu keberangkatan pesawat, tetapi masih diribetkan dengan bayar sana sini, seharusnya biaya pemeliharaan bandara bukan dari airport tax, tetapi dari biaya pesawat yang singgah disitu. Belajar dari negeri Pak Cik, kelas Internasional yang sudah mendapatkan best award.

Sebagian besar “budaya” orang Indonesia yang suka “mengusik” ketika kita berwisata (Asongan aktif, pengamen aktif, penawar cinderamata aktif, dll) bagi saya mengusik acara berwisata. Orang pasti akan risih ketika ada “budaya” tersebut. Tapi saya melihat di pulau Lombok, budaya tersebut tidak berlaku, terutama di daerah yang dikunjungi para turis asing.

“Budaya” kita terhadap sampah di area wisata sangat menggemaskan, pengen nimpuk kalo liat orang ngebuang sampah yang tidak pada tempatnya.

Kesimpulannya, kita harus ber-Sapta Pesona dulu dech sebelum kampanye Visit Indonesia Year 2008, apalagi Visit Musi Year 2008!!! Beuh pikir-pikir dulu

29 08 2008
sista (11:58:18) :

satu lagi yg ga kalah penting untuk dibenahi, yaitu WC UMUM!
coba cari tempat wisata yg WC nya bersih dan airnya ngalir, pastinya bisa dihitung dengan jari. padahal WC juga cerminan prilaku masyarakat. kl WCnya jorok, bisa dibayanginkan prilaku kita aslinya ky gimana..

23 10 2008
anas (13:59:22) :

ayo kita dukung wisata indonesia.misalnya dengan nge blog ini.
gw juga sukaaaaaa bgt jalan2.
pengalaman itu jg saya bagi di blog saya.salam kenal ya.

25 01 2009
ryan (14:13:53) :

Saya sangat mendukung tentang indonesia tourist By the way semua blog tentang para turist sudah dapat di telusuri sejak puluhan tahun lalu dan indonesia termasuk paling banyak di kunjungi dan selalu no.1 bagi turist contohnya sejak president soekarno artist fenomenal marillyn monroe datang karena indonesia sangat mengagumi dan respect atas art,dan sekarang pemain sepak bola favorit MANCHESTER UNITED singgah ke indonesia yang pertama dari pada singapore jadi untuk saya sebagai orang indonesia sudah sejak lahir menjadi kebanggaan no.1adalah indonesia yang tidak ada kalahnya dengan negara yang lain.@WEWED….!jangan kau bandingkan negara yang maju dan berkembang kalau mau bandingkan dengan EROPA tentu kalah EROPA negara maju dan indonesia negara berkembang.kita sebagai warga negara indonesia jangan cuma NGOMONG doang ini kotor,sampah berantakan ,dan selalu mengharapkan dari paerintah, itu dong rusak,WC nya jorok,dll.seharusnya kita berpikir untuk membantu jangan kasih CRITIC yang ga bermutu cuma bisa ngatur suruh pemerintah benerin gampang amat.kalau mau yang kayak eropa ya udah pergi ke eropa saya sangat Cinta akan nature indonesia yang alami.@ SISTA i think you just weird………..lol kalau cari website yang pasti2 aja buktinya turist datang ke indonesia ga perlu banyak2 tentang website indonesia mereka cuma beli buku travel guide or lonely planet serta backpacker mereka masik betah datang ke indo.aku pikir orang yang selalu menyudutkan indonesia adalah orang yang tidak pernah tahu akan rasa demokrasi dan rasa menghargai.LOVE YOU ALWAYS INDONESIA ALTHOUGTH IS FAR YOU THE ONLY IN MY HEART AND GREAT ALWAYS…………………………!LOVE INDONESIA:-)

27 01 2009
sista (10:24:34) :

seneng deh, ternyata masih banyak yg cinta banget sama indonesia (dan menerima segala kekurangannya). btw, info tuk ryan, blog ini saat ini masih ditujukan untuk wisatawan domestik atau wisatawan asing yang paham bahasa indonesia. cita2 gw memang mo bikin versi inggrisnya tp blm sempat.
sebenernya ada alasan lain knp gw lebih ingin menembak wisatawan indonesia sbg sasaran pembaca blog gw. karena gw prihatin, di saat wisatawan asing berbondong2 datang ke indonesia, orang indonesia yg banyak duit justru memilih jalan2 keluar negeri.

pokoknya, selain terus mengkritisi kondisi pariwisata di indonesia, gw akan terus jalan2, menuliskan dan menceritakannya ke banyak orang. di tengah perjalanan gw akan menyimpan sampah di tas sampe ketemu tempat sampah, menyiram seusai memakai toilet, tidak mencorat coret di tembok museum ato pohon manapun demi turut menjaga keindahan dan keutuhan tempat wisata di indonesia.

9 01 2011
Mobile Phone Contracts (04:40:01) :

Saya juga dukung Visit Indonesia 2008 dan Visit Riau 2009….. dari Pekanbaru Riau

Leave a comment

You can use these tags : <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>