MUSEUM LA GALIGO / BENTENG ROTTERDAM - SULAWESI SELATAN
26 07 2007Salah satu benteng peninggalan Belanda yang pernah dibangun di Indonesia dan masih terawat hingga kini (bahkan Barbara Crossette di New York Times menuliskannya sebagai the best preserved Dutch fort in Asia) adalah Benteng Rotterdam atau Fort Rotterdam yang berlokasi di Jl. Ujung Pandang No.1 Makassar. Menurut keterangan Depbudpar, dulunya sebelum dibangun Fort Rotterdam di tempat ini terdapat benteng milik kerajaan Gowa (konon bernama Benteng Ujung Pandang) yang dibangun sekitar tahun 1545. Benteng milik kerajaan Gowa tsb kemudian dihancurkan saat Belanda menduduki daerah ini dan setelah perjanjian Bungaya tahun 1667, Belanda membangun Fort Rotterdam sebagai pusat pemerintahan Belanda. Masih mengutip dari sumber yang sama, di dalam sejarah, seorang Pangeran Diponegoro, yang memimpin perang jawa melawan Belanda tahun 1925-1930, pernah ditipu, ditangkap lantas dibuang ke Makassar serta diasingkan selama 26 tahun di Benteng Rotterdam ini.
Kini di dalam bangunan benteng, terdapat Museum Negeri La Galigo yang menyimpang pernak pernik yang berasal dari Tana Toraja. Museum Negeri La Galigo sendiri menurut sebuah sumber, diresmikan oleh Dirjen Kebudayaan, Prof. Dr. Ida Bagus Mantra tanggal 24 Februari 1974. La Galigo konon diambil dari sebuah epos yang berjudul I La Galigo. Kabarnya karya ini merupakan karya sastra kebanggaan orang Bugis dengan naskah sepanjang 31.500 halaman dan lebih panjang daripada Mahabarata. Nama I La Galigo sendiri merupakan nama salah satu tokoh didalamnya yang merupakan seorang ahli sastra. Legenda dan mitos asal usul orang Bugis yang berada di kerajaan Luwu dan Wajo pada abad 14 sebelum pindah ke Gowa dan Bone ini sering dipentaskan di beberapa negara baik di Asia, Eropa maupun Amerika. anehnya (ato gwnya aja yang ga tau ya) di Indonesia jarang sekali terdengar sebuah I La Galigo dimainkan. Lengkapnya kisah ini dapat dilihat di Kompas terbitan 4 Feb 06 atau lihat saja kutipannya di situs ini.
Popularity: 41% [?]


















SUMPAH!!! gw baru tau I LA GALIGO. padahal misua & tante dari sono, sedangkan kakekku besar di sana. tapi mereka ga pernah cerita. misua pernah cerita kakek kakek kakek buyut dari tiongkok. kenapa sih????????? sejarah di negara ni ga jelas. coba kalau dikelola dengan dengan baik bisa dapat dddddddduuuuuuuuuiiiiiiiitttttttttttt………..
terima kasih atas tersedianya info tetang fort rotterdam disini
Thanks for your information about fort rotterdam, btw your site is good! Thank you baby…!
your site is good! thanks for your information..!
aku pernah ke sana..!! huehe.. dan jiwa kenarsisanku pun muncul dengan amat sangat merajalela.. kikiki…
sebagai opening tune, info ini cukup bisa menjadi pengantar….
yang penting nggak langsung puas saja dengan info ini…. ;’)
karena I Lagaligo masih sangat-sangat luas dan kaya untuk terus digali….. ‘)
salam hangat.
MUSEUM LA GALIGO ………baru pertama kali jg liatnya….insyaAllah biza jalan2 kesana, saya pernah ke Makassar wkt usia kelas 6 SD ( masih belum tau apa2 dan engga kepikiran skrg jd mahasiswa sejarah Univ. Lambung Mangkurat Banjarmasin, kala itu ) sekarang merasa terpanggil harus mengetahui lebih banyak sejarah tentang SULSEL dan lainnya
saya asli 100 % orang Bugis SULSEL