ISTANA PAGARUYUNG - SUMATERA BARAT
13 03 2007Sekilas dilihat bangunannya emang mirip replika yang ada di taman mini. dan kemiripan itu bikin gw sebel, udh jau2 sampe padang, foto di depan istana, eh temen gw malah komen “foto di taman mini ya..”. sebetulnya bangunan yang padang banget itu, menurut wiki dulunya merupakan istana kesultanan Islam tahun 1600-an dengan nama yang diambil dari ibukota provinsi yaitu nagari Pagaruyung.
Kerajaan didirikan oleh Adityawarman pada tahun 1347 dan runtuh saat terjadinya Perang Padri (1821-1837) yang dipimpin oleh Imam Bonjol (akibat pecah konflik kaum Padri dengan kaum adat bangsawan). Adityawarman sendiri sebenarnya adalah putra panglima perang Kerajaan Sriwijaya bernama Mahesa Anabrang dan pernah bersama Gajah Mada menaklukkan Bali dan Palembang. Semula Adityawarman adalah raja bawahan dari Majapahit yang berusaha melepaskan diri dari Majapahit. Konon utusan Majapahit kemudian mengirim pasukan penumpas Adityawarman. Keturunan Adityawarman sepertinya bukan raja2 yang mampu bertahan karena pemerintahan kemudian diganti oleh orang2 Minangkabau asli dan daerah2 dibawahnya seperti Siak dan Indragiri pun sempat ditaklukan oleh Kesultanan Malaka dan Aceh sebelum kemudian menjadi negara2 yang merdeka.
Sejak adanya ekspedisi Pamalayu oleh Kertanegara pada masa pemerintahan Adityawarman, pengaruh Hindu berkembang di Pagaruyung. Namun sejak masuknya para musafir dari Aceh dan Malaka abad 16, agama Islam tersebar di Pagaruyung. Kerajaanpun berubah menjadi kesultanan Islam dengan raja pertamanya bernama Sultan Alif dan raja terakhirnya bernama Sultan Alam Bagagarsyah.
Namun sangat disayangkan, tanggal 27 Feb 07 lalu istana ini terbakar setelah puncak atapnya tersambar petir. bangunan beratap ijuk dan dinding yang terbuat dari kulit ruyung atau buluh betung itupun memudahkan api melalap bangunan dan sulit dipadamkan. Foto2 istana dulu gw ambil tahun 2004, saat terbakar fotonya menjadi seperti ini. Eh, ternyata ya, yg barusan terbakar itu sebetulnya cuma replika. Menurut sebuah sumber, istana aslinya dulu sudah musnah terbakar. Replika ini dibangun tahun 1976 diatas tanah keturunan keluarga kerajaan Pagaruyung.














Kalo mau lagi datang ke Bukittinggi, baik rombongan maupun perseorangan, kita bisa handle, silakan aja call ato sms ke :
PT. MUHIBBAH MULIA WISATA
Jl. Urip Sumoharjo no. 3 Bukittinggi - Sumatera Barat
Telp. 0752 32999, 7020149
Fax. 0752 32999
E mail /YM : muhibbahbkt@yahoo.com
Mobile : 081363408670
Istana yang begitu megah dan patut dilestarikan …
Salam kenal…bisa tukar link?
assalamualaikum.
saya dari johor, malaysia.
saya ingin ke sumatera untuk melawat makam raja melayu, makam ulama dan para wali serta kesan sejarah islam.
boleh pihak tuan terangkan dengan jelas bagaimana saya bisa sampai ke sana kerana ini adalah wisata pertama kali saya ke indonesia.
kirakan juga kos yang perlu saya sediakan.
nyatakan juga jangka masa yang boleh saya habiskan.
dijangka saya bertolak sama ada 6 Jun atau selewat-lewatnya dalam minggu tersebut.
mohon segera dijawab ya….
bisa tanya kat : mandiri.holidays@yahoo.com
“bangunan yang padang banget “,…sebagai orang dari Minangkabau saya kurang setuju dgn penyebutan bangunan padang,..padang itu adalah ibukota dari sumbar,..kalian telah salah kaprah menyebut orang Minang dgn orang padang,.. orang padand itu adalah warga yg hidup dipadang,..jadi yg betul itu adalah RUMAH ADAT MINANGKABAU,…sama kalian salah kaprahnya dgn menyebut masakan minang dgn masakan padang,..