TANAH LOT - BALI
30 01 2007Terletak di desa Beraban atau 13 km sebelah barat Tabanan, Pura Tanah Lot hampir selalu ditawarkan oleh setiap pemandu wisata di Bali untuk dikunjungi. Tempat yang asik tuk memotret sunset ini (sambil duduk2 dan minum kelapa muda) memiliki keunikan antara lain lokasi pura yang berada diatas bukit batu besar pinggir laut. pada saat air surut dan tingginya tidak lebih dari selutut, kita masih bs nyebrang menuju tempat itu.
Menurut sebuah sumber tersebutlah legenda dari kisah perjalanan pendeta asal Jawa Timur bernama Dang Hyang Nirartha yang tengah menuju ke timur untuk menyebarkan ajaran Hindu. Sampai pada suatu saat, Dang Hyang Nirartha tiba di salah satu pantai dengan pulau kecil ditengah lautnya dengan tanah parangan dan bebatuan keras di bawahnya. di tempat itulah sang pendeta beristirahat dan tak lama kemudian datang para nelayan membawa sesembahan untuknya. kemudian di tempat itu Dang Hyang Nirartha menyampaikan ajaran agamanya dan menyarankan masyarakat sekitar tuk membangun tempat suci di pulau tempatnya menginap. Sepeninggal sang pendeta, masyarakat membangun tempat suci di atas pulau dengan nama Pura Luhur Tanah Lot yang artiya tanah di tengah laut.

Ternyata tidak semua orang boleh masuk ke dalam pura tsb. para wisatawan hanya diperbolehkan melongok dari bawah pura. hanya orang2 tertentu yang hendak bersembahyang atau melakukan kegiatan keagamaan yang diperkenankan masuk ke dalam pura. Terkait dengan konsep triangga (penggambaran tubuh manusia dari kepala, badan hingga kaki), pura ini menjadi terkait dengan 2 tempat suci lainnya di Tabanan, yaitu Pura Luhur Batukaru (hulu) dan Pura Puser Tasik (madya) serta Pura Tanah Lot sebagai hilirnya. Pura hulu dan hilir ini pun digambarkan sebagai simbolisasi lingga dan yoni, Pura Luhur Batukaru sebagai lingga (purusa)dan Pura Tanah Lot sebagai yoni (segara). perpaduannya menjadi sumber kehidupan yang mensejahterakan manusia disekitarnya.
Di sebelah utara pura, tepatnya di dalam gua bawah tebing, terdapat ular yang dikeramatkan. ular pipih beracun berwarna hitam kuning ini dipercaya sebagai selendang Dang Hyang Nirartha yang terlepas saat sedang bertapa dan hingga kini menjadi penjaga pura. di tempat ini pula terdapat sumber air tawar bernama Tirta Pabersihan (biasa digunakan sebagai sarana memohon kesucian).













huadudududududu…. di suruh cari tau tentang tanah lot!! Abrasinyalah.. Air tawarnyalah.. bisa disambung gaklah.. penduduknya kaya apalah.. pekerjaannya apalah.. HUH!! Cape deyh..
tanah lot,objek wisata yg indah bgt. mnrut sy apapun bahasannya yg penting msih berhubungan dg tanah lot,tdk jd maslah. trims informasinya,ckup mbantu.setidaknya gambaran umum yg gamblang sudah ad.
bwat 542…
biasa aja kaliiiiiii…..
apa sih loe??
pertama ke Bali ya??
norak lo..
kasian banget sih!
gw aja sminggu dua kali ke Bali biasa2 aja..
ga senorak elo..
*yaaahh gw maklumlah lo baru pertama kali ke Bali.
BALI the best island….
love this island!
Tanah lot, gila……………. keren banget. apalagi klw lg sunset, tp aq paling seneng klw airx surut jdx bisa jalan2 ke Purax.
bali…asuh sip tenan euy. wah nggak puas kalo cuma beberapa hari di sana, paling nggak 2 minggu. wah pengalaman yang tak terlupakan.
ueiy pokoke bali uenak tenaan’,bali full fantasi mansegar, sejuk,alami,ramah lingkunga,apa lagi orangnya pokoke enak deh,tapi paling memgesankan pas aku kesana bersama temen2 pelajar demak jateng di kuta sama di tanah lot pokokoke puas tapi kurang gitu liburannya,tanks bali………../?salam kenal
eh bli ajarin aku donk!bahasa balidg baik! okey
bila teringat di Bali rasanya mak nyus…………………dech, he…ada gak friendster anak2 MAN demak…
gue rasa tanah lot mang tempat wisata yang menarik
selain itu juga sbg tempat keagamaan,harapan ku sih moga2 jatanah lot ttp terjaga keindahanya. dan terjaga cerita sejarahnya agar negara kita tdk kehilangan keindahan dan budaya tanah lot
Yg pertama compo warnanya kueren
hehehe…..blum pernah ke bali, munkin dgn ne setidaknya dkt-dkt tw bali hi9hi9
Kalo aku pas teringat Bali, ada kenangan menarik yaitu waktu mendampingi murid2 MAN Demak. Waktu di terminal yang dekat pantai Sanur, karena ngurusi murid2, ternyata saya dan Pak Cik ketinggalan sendiri dan nunggu mobilnya lama….