KOTA TUA - DKI JAKARTA
19 10 2006Jalan2 di jakarta tu ga ada abisnya. kl skr lu bingung cari tempat maen dan mentoknya ke mall melulu, kynya udh saatnya lu merubah arah perjalanlu ketempat2 lain yg sebenernya ga kalah menarik dan bermanfaat. Kebetulan jakarta punya sekitar 60 museum dengan 7 diantaranya dikelola oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Sekali itu gw pernah berkesempatan ikut tournya Sahabat Museum dengan judul Plesiran Tempo Doeloe ke Bank Djadoel di Batavia tgl 28 Agustus 2005. Walopun jalan kaki panas2 keliling kota, tp gw seneng. kapan lagi gw bs masuk ke gedung2 yg kl lewat sekilas pasti gw ga bakalan tertarik tuk masuk.

Perjalanan dimulai dari seberang stasiun kota (kata orang dulu di Stationplein 1, Binnen Nieuwpoortstraat) yaitu di gedung bergaya art deco bernama Nederlandsche Handel-Maatschappij (NHM) yang jg dikenal dengan nama factorij ato kl skr kita sebut sebage Museum Bank Mandiri. Gedung bank kolonial belanda ini dirancang oleh J.J.J de Bruyn dan A.P van der Linde dan dibangun pada tahun 1929 oleh Biro Konstruksi NV Nedam serta diresmikan pada tanggal 14 Januari 1933 oleh C.J Karel van Aalst, presiden NHM ke-10 di Batavia.
Seiring berakhirnya masa penjajahan Belanda, maka pada tahun 1942 NHM pun ditutup dan baru dibuka lagi tanggal 14 Maret 1946. Permerintah kemudian menasionalisasi pada tahun 1960 dengan meleburnya menjadi Bank Koperasi Tani dan Nelayan (BKTN), sehingga bank ini difungsikan sebagai kantor pusat BKTN tuk urusan ekspor impor. Tahun 1965 gedung ini diubah jadi Kantor Pusat BNI kemudian menjadi Bank Exim tahun 1968. Baru di tahun 1998 dijadikan gedung milik Bank Mandiri setelah BBD, BDN, Bank Exim, dan Bapindo di merge jadi Bank Mandiri.
Berlanjut ke bangunan berikutnya. kl kita jalan dari pintu besar utara ke arah hayam wuruk gajah mada, ato dulunya dari Binnen Nieuwpoort Street ke arah Molenvliet, kita bs nemuin Nederlandsch Indische Escompto Maatchappij yang didirikan pada tahun 1857 kemudian dinasionalisasi menjadi Bank Dagang Negara pada tahun 1960. singkatnya kita biasa nyebut Eskomto dan adanya di deket Museum Sejarah DKI (Museum Fatahillah). Konon eskomto merupakan salah satu bank tertua dan terbesar kedua di indonesia setelah De Javasche Bank (skr Bank Indonesia).
Satu lagi museum yang waktu itu didatengin yaitu Museum Sejarah Jakarta. Mungkin karena terletak di jalan taman fatahilah kita pun akhirnya lebih akrab menyebutnya Museum Fatahilah.
Museum diresmikan oleh Gubernur Ali Sadikin pada tanggal 30 maret 1974 dengan luas wilayah 13.000 meter persegi dan dulunya dipake sebagai Stadhuis atau balai kota. Bangunan dibuat dengan gaya Barok klasik dengan 3 lantai pada tanggal 25 Januari 1707 oleh Petronella Wilhelmina van Hoorn putri Gubernur Jendral Hindia dan selesai tahun 1710. Sebagai Stadhuis, bangunan ini dahulu dipakai sebagai kantor, ruang pengadilan, dan penjara (bawah tanah).
Ngomingin soal penjara, boleh dibilang ini penjara termasuk yang paling sadis dibuat. 5 unit penjara berdindingn tembok beton, didepannya jeruji besi, dilengkapi bola besi 100 kg seukuran bola voli yg konon diiket di kaki para napi, ruangan nya gelap dan pengap tanpa ventilasi. Ruangan berukuran 8 x 3 meter ini biasanya diisi sampe dengan 80 orang tahanan. Wuiiih… Dulu, sewaktu ada pemberontakan cina di batavia tahun 1740, sekitar 500 orang cina dikurung dsana dengan nasi encer dan air tawar sebagai pengisi perut sembari nunggu hukum gantung satu persatu di alun2 depan museum. sampe2 Dr. F De Haan nulis ttg penjara ini sebagai lorong gelap (donker gat) yang bs bikin merinding tiap orang yg datang. Penjara yang semula ditempati oleh para perampik, maling, dan militer yang disersi di jaman VOC dulu, pernah juga memasukkan Gubernur Jendral Belanda di Srilangka Petrus Vuyst yang bukan dipenjara sebagai narapidana melainkan karena gila.
Again, salah satu bukti ketidaksayangan orang kita sama situs2 bersejarah, Patung Keadilan (Dewi Yustitia) yang konon pernah bertengger di puncak atap depan bangunan dengan mata tertutup sambil pegang pedang di tangan kanan dan timbangan di tangan kirinya kini telah lenyap. (Coba ya.. yg maling, ini patung dibalikin… gimana mo pinter lu orang, bisanya cuma nyolong!)
Sejak 24 November 2002, meriam Si Jagur peninggalan portugis abad ke-16 dipindahkan ke taman museum ini. Tadinya meriam ini terletah di halaman depan museum dan tertutupi jajaran pedagang kaki lima. Si Jagur yang memiliki berat dan panjang badan 3,5 ton dan 3,84 meter dulunya dibuat di Macao, trus dibawa ke Malaka oleh armada Portugis yang saat itu menguasai Malaka, trus dibawa oleh armada Belanda ke Batavia pada tahun 1641. Gara2 bentuknya yang rada porno buat sebagian orang, meriam ini pun akhirnya banyak dianggap sebagai lambang kesuburan. Byk orang yang berziarah tuk cepet2 dapet keturunan (yg kaya gini jangan ditiru deh). Mungkin jg karena disana ada tulisan Ex me ipsa renata sum yang artinya Dari diriku sendiri, aku dilahirkan lagi. Padahal katanya, ini meriam masih utuh, dan belom pernah dipake nembak… (lah, kl masih perawan gini, mana bs dianggep sakti). Si Jagur sang pejantan konon punya pasangan. namanya Setomi yang skr meriam betina ini disimpan di keraton Surakarta (solo). Ngerinya lagi ni ya, ada yg percaya, kl si jantan dan betina ini bersatu, bakan terjadi kiamat! (MasyaAllah!)
Ada lagi ni objek yg bs diliat di Museum Fatahilah, yaitu patung Dewa Hermes yang menurut mitologi Yunani, merupakan dewa keberuntungan, pelindung bagi kaum pedagang, dan juga dewa pengirim berita. Dulu patung ini terletak di perempatan Harmoni dan sempat hilang pada tahun 1999. Tuk yg lalu lalang di sekitar harmoni, kl skr menemukan patung yg sama dsana, tnyata itu merupakan duplikat patung hermes yang emang sengaja dibuat pada tahun 2000. Mengutip tulisan Kompas 7 April 2000, ternyata keberadaan patung ini bermula dari keluarga Ernst Stolz yang menyumbangkan patung ini kepada pemerintah Batavia sebagai tanda terimakasih atas kesempatan yang ia dapatkan untuk berdagang di Hindia Belanda.
Popularity: 51% [?]





















Mengasyikkan…
hallo sista!
wah pecinta sejarah juga. artikelnya menarik, walo telat bacanya. lagi nyari artikel tentang nieuwpoortstraat, karena bru2 ini dibawah beos ditemukan beberapa fondasi n artefak sejarah tapi pemda DKI ga tau itu dari mana, abad berapa ato itu dulunya apa. padahal di bawah beos itu dulu adalah gerbang / pintu keluar ke bagian selatan batavia. pfoe! susah de kalo pemerintah ga mau minta bantuan sama pecinta-pecinta sejarah yang tahu. hehe.
thanks for the article, its nice! write more ya!
julia irma
Mosh-mosh Sista,
Ternyata masih ada ya yang peduli sejarah. G suka banget tulisan kyax gni.Serasa mengulang memori semalam di Fatahillah. Tahu ga’ pas G main ke sana, G bobo bareng temen-temen LPM. Pke acara mimpi buruk gt. alah, saking cintanya G ma gedung tu, sampai kebawa-bawa mimpi.
Atikel-nya, arigatou gozaimasu! Tetap semangat dan Terus berkarya!
Gall_d_arc
hello sista,
makasih banyak nich, senang banget dech ada orang yg suka dengan sejarah, gua pun suka banget, tapi di jaman sekarang ini susah banget dapat info sejarah. kapan2 kalo lu ada tour sejarah gini ajak2 donk, gua mau ikut yee…
meimei
g pernah kesini sama temen g setahun yg lalu saat foto bwt perpisahan. its awesome…. berasa bangaet g hidup tempo doeloe !!! keren abiz
g juga kangen sama temen2 g di xma 5 tng, setahun lalu kita kesini bwt drama temanya kompeni, jepang, pribumi…. duh pengen ngulang ke masa itu dueh
Halo, gua Nendra.
Sangat tertarik dengan artkel ini. Beberapa tahun lalu sempat ke Fatahillah dan Museum Wayang. Juga sempet rekan ke handycam. Tapi, sayangnya masuk ke penjara bawah tanah belom sempat.
Saya suka dengan sejarah VOC Batavia, karena seakan kita kembali pada masa lalu. Dan bagi saya, orang yang tidak mngenal masa lalu akan kehilangan masa depannya. Itulah yang terjadi pada orang2 Indonesia sekarang, cuma bisa MENCURI, RAMPAS, RUSUH, TIDAK MENGHARGAI sejarah. Makanya, pada Blo’on smua !!
Omong2, kalo ada tour ke tempat sejarah di Jakarta saya minta di informasikan saja ke email saya “NENDRA_FKIP@YAHOO.COM”
Hi.., gw EL GIFARY, belum lama ini gw br keliling kota tua jakarta, dimulai dari pel.sunda kelapa, museum bahari berakhir di museum sejarah jakarta.., gw tertarik banget sama sejarah dan gw seneng kalo ada cerita ato artikel-artikel yang ngebahas tentang sejarah, apalagi mengenai kota tua dan gedung ato bangunan tua…., tolong dong kl ada komunitas ato club apa yg fokus sm sejarah, infoin lg, kl emang ada gw mo gabung… thanks… sukses ya…
“el_gifary@yahoo.co.id”
aye seneng banget ame loe poenya data tentang sejarah kota tua…
kalo boleh aye mo gaboeng ame loe poenya koempoelan, pegimane carenye ye…
aye mo banget tuh gaboeng ke loe poenya koempoelan…
“el_gifary@yahoo.co.id”
coba kesini aja:
http://groups.yahoo.com/group/komunitashistoria/
http://groups.yahoo.com/group/SahabatMuseum/
http://groups.yahoo.com/group/SitusKotaTua
tertarik dengan wisata kota tua, tetapi ga tau mesti cari informasi kemana, please help me. send an info to my mail. thx be4.
artikelnya cukup bikin rasa dahaga ilang akan hausnya ane sm wawasan sejarah jakarta.walaupun ane bkn asli org sini tp krn dr lahir udh disini dn emang dsrnya suka sm sejarah,ane jd freak bgt sma kotatuajkt.. uugh..moga aja buat orang2 yg ga prnh m’hrgai situs sjrh dpt blsnnye deh dn cepet jera.tp,kyknya g mgkin jg ya kl jera,abis org2 kita umumnya dikit bgt otaknya.finally,hopefully..moga org2 kyk sista nmbah bnyk spy jkt khususnya n indonesia umumnya bisa tmbh maju.amien.wslm.
waw, siezta. artikel kamu bagus banget. dijaman kyak gini, ternyata masih banyak anak muda yg peduli sama sejarahnya. great! jadi inget, ada yg bilang, bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sejarahnya. btw, aq paling interest sama museum fatahillah. selama ini aq cuma baca2 artikelnya doang. tapi belum sempat berkunjung kesana. well, thanks for the great article!!!!
tolong kirimin info tentang cara untuk ikutan jalan2 ke kota tua
tolong inform ya klo ada acara tour ke situs betawi tempo dulu.
kalau bisa ditambah koleksi masjid tua
hm.. koleksi masjidnya menyebar di beberapa kota (tidak semuanya tua sih), coba cek deh (spt di kota medan, pekanbaru, dan batam)
mohon info juga donk kalo dalam waktu dekat ini akan ada jalan2 ke situs museum2 atau situs betawi tempo dulu… ditunggu ya.. makasih…
monggo cek ke fitur baru kami “Agenda” setiap kali anda mengakses halaman muka blog ini. semoga dapat menfasilitasi hasrat para pembaca untuk jalan2 (dengan biaya yang relatif terjangkau tentunya).
wahhhh,ok juga nih ada komunitas buat para pecinta kota lama n tetekbengeknya
mau dunk ikut jlan jalan barenggg… gw cuinta bgt ma kota tua…
boleh ya di add or kirim email ke gw friends
cheersssssssss !!!
kereeennnn….
Btw, tau info ttg wisata malamnya gak?
Thanks a lot!!
wah..ini dah makanan gw shari2 mpe kenyang hafal sejarah kota tua di jkt..pa lagi fatahillah…meriam ki amuk yng di surakarta nya ja dah gw liat..fantastic bgt dch..g rugi gw skull di smip..n thanks u yng dah ninggalin bangunan sejarah di jkt,,,hehhehehehehe…
kereeen bagt!
gw bru mmplajari sejarah kota tua niy!
lumayan tau n ngrasain manfaat nya!
hhe…
[…] jalan2 ke kota tua Jakarta, persis di sebelah Museum Bank Mandiri, terdapat gedung yang dulunya dipakai sebagai kantor Bank […]
wah, meskipun gw telat baca tapi gw bangga masih ada orang yg peduli ma bangunan sejarah, gw ga sengaja baca artikel ini waktu lagi nyari gambar bangunan tua jakarta, bbrp waktu lalu gw sempet lewat di daerah kota tua jakarta, sebagai orang jakarta asli gw sempet miris ngeliat bangunan bersejarah
ternyata banyak yg udah rusak tak terurus padahal itu aset kota.
sayang banget gw pikir kalo cuma dibiarin. di eropa gw liat di berita bbrp waktu lalu mereka beramai-ramai mencari rumah-rumah tua untuk dirawah dan di tinggali kalo ga salah di spanyol. mereka bangga katanya kalo bisa merawat bangunan bersejarah, dan disana bangunan kuno justru menjadi kebanggaan warganya, mereka mengangap bangunan kuno adalah aset mewah, kita disini malah ngangap jadul ‘n pemiliknya mungkin merasa kere kali ya.
Halo…
Boleh tanya informasi mengenai tour ini? Terima kasih sebelumnya ya…
yaaaaaaaaaa
bagus kok
aku cukup dapat intformasi dari sini
lumayaaaaaan buaat tugaaaaaas
ok daaaaaaaahhhhhhhhh
wah wah wah……..ada jga nih yang seneng ma sejarah jakarta hbat jg bsa keliling musium - musium di jakarta, thanks bgt yach dah cinta ma jakarta ni, smoga ada bnyak org yang kayak kmu…….amiin…………….
asik bgt jalan2nya..
berhub lagi nyari tau ttg kota tua biar pas jln ga kesasar nih!!
heheheh
mumpung libuuran gt..
buat yang mau ke kota tua, ini ada foto-foto untuk lihat-lihat sebelum ke sana, semoga bermanfaat http://kakzulfa.multiply.com/photos/album/42/kota_tua
hello Sista,..
Sista, aku pengen bgt ikut jln2 kayak ghini… bagaimana sech caranya?
please info to my e-mail y
Thx
coba deh gabung milis. mereka biasanya bikin acara rutin jalan2.
http://groups.yahoo.com/group/komunitashistoria/
http://groups.yahoo.com/group/SahabatMuseum/
http://groups.yahoo.com/group/SitusKotaTua
wah… w paling interest ma kota tua jakarta.
coz in there I have many memorable experience.
qrent bgt ceh old town .
pa gy w skull di SMIP .
jd makin cinta ma oLD town . . .